Walau Bahagia, Gelandang PSG Ini Tak Menampik Peluang Bermain di Serie A

marco verratti italy, marco verratti PSG, marco verratti  Paris saint Germain, marco verratti to Juventus, marco verratti, marco verratti to Serie A
Marco Verratti Italy 2017

Pemain andalan dari lini tengah  Paris Saint Germain yaitu Marco Verratti, belum lama ini menegaskan bahwa dirinya memang masih bahagia bersama klubnya di Liga Prancis. Pasalnya banyak kabar yang beredar bahwa dirinya akan bergabung menuju kampung halamannya di Italia dan bergabung dengan klub yang sudah lima kali berturut turut menjuarai Liga domestik yaitu Juventus.

Namun sang pemain berkebangsaan Italia tersebut pada dasarnya tak menepis sama sekali tentang kabar tersebut. Ia juga sudah memikikirkan bahwa seandainya Ia harus pergi dari  klubnya dimasa yang akan datang, Ia pun pada dasarnya tak mempermasalahkan untuk kembali lagi membela salah satu klub di Seria A.

Verratti memang belakangan dikabarkan untuk angkat koper dari klubnya setelah ia mampu menampilkan penampilan terbaiknya dimusim ini. Setelah Ia dibeli dari klub Italia yaitu Pescara dengan kontrak selama lima tahun,  Ia pun semakin terasah untuk merobek gawang lawan.

Sebagai pemain gelandang bertahan, pemain bernomor punggung 6 di PSG sudah memasukkan dua buah gol dan empat assist. Sedangkan dalam kompetisi Champions League, Ia juga membantu dua assist untuk rekannya.

Pada kompetisi Piala Dunia yang memasuki babak kualifikasi, Ia pun sempat diturunkan timnnasnya menghadapi Albania dan bertemu dengan rekan senegaranya yang bermain di Serie A. Ia pun mengungkapkan perasaannya kepada Rai Sports,  “Rekan setim saya amat dekat dengan saya, saya merasa seperti di rumah di sana dan akan terus berterima kasih pada fans PSG. Saya baik-baik saja di Paris. Saya akan berbicara dengan klub dan kita akan lihat opsi yang terbaik,”.

Ia pun menambahkan pendapatnya tentang liga domestik negerinya. “Saat ini Saya bahagia di PSG. Serie A liga yang hebat, seperti Spanyol atau Inggris, jika satu hari nanti saya harus pergi dari Paris, saya akan menilai apa yang harus dilakukan. Kini ada tim yang siap berinvestasi, seperti Inter dan Juve. Juve adalah salah satu yang terkuat dan akan terus seperti itu. Saya tidak masalah jika nanti harus main di Serie A.”

Hasil Pertandingan Premier League Stoke City Vs Chelsea 18 Maret 2017 2-1

Hasil Pertandingan Premier League Stoke City Vs Chelsea 18 Maret 2017 2-1, Hasil Pertandingan Premier League Stoke City Vs Chelsea 18 Maret 2017, Hasil Pertandingan Premier League Stoke City Vs Chelsea, League, Stoke City Vs Chelsea, Stoke City, Chelsea
City Vs Chelsea 18 Maret 2017 2-1

Pada tanggal 18 Maret 2017 pukul 22.00 WIB, Chlesea melanjutkan perjalanannya menuju gelar juara liga domestiknya, Premier League 2016-2017. Pada putaran ke 29 ini mereka bertandang menuju Bet365 Stadium markas dari Stoke City untuk merebut kembali poin penuh dan mengokohkan diri di peringkat pertama klasemen.

Sementara disisi lain Stoke juga ingin memantaskan diri keperingkat yang lebih baik wakaupun saat ini diperingkat kesembilan pada dasarnya sudah cukup untuk dapat bermain kembali di Liga Premier musim depan. Namun sayangnya mereka harus menghadapi Chelsea yang telah melenggang dengan 22 kemenangan dan tepaut 33 poin.

Dalam pertandingan tersebut sebagai tuan rumah harus mengakui keperkasaan dari tim yang diasuh oleh Antonio Conte. Hal ini dikarenakan performanya jauh lebih baik dibandingkan mereka. The Blues mendominasi dalam hal penguasaan bola bahkan dalam hal menciptakan serangan. Tercatat mereka 4 kali lebih banyak menyerang dibandingkan The Potters. Untungnya ada Lee Grant yang mampu menahan serangan Diego Costa dkk.

Setelah babak pertama dimulai, Stoke mulai membangun serangan namun tertangkap offside. Kemudian Chelsea membalas menyerang. Dimenit ke 13 Willian mengeksekusi tendangan bebas dan langsung dikirimkan ke kiri gawang lawan. Hasilnya adalah sebuah angka untuk Chelsea.

Stoke City mulai kembali membangun serangan namun di menit ke 30 Marcos Alonso malah meluncurkan tembakan di ujung kotak penalti. Sang kiper dapat mengatasinya dengan baik. Di menit ke 34 sebuah gol terjadi oleh Bruno Martins Indi, namun sayangnya dianulir karena tertangkap offside.

Dimenit ke 37 Gary Cahill terlihat melakukan pelanggaran didalam kotak terlarang dan harus berakhir dengan tendangan penalti. Jonathan Walter mengeksekusi tendangan tersebut dan hasilnya bolanya melayang menuju pojok kiri atas. Skor berimbang 1-1 hingga babak pertama usai.

Setelah babak kedua dimulai, Chelsea mulai membangun seraangan namun sempat terhenti karena Erik Pieters mengalami cedera. Di menit ke 66, Marcos Alonso mencoba melepaskan tembakan dari jarak sekitar 21 meter namun sayangnya menyentuh palang gawang. Sepuluh menit kemudian Pedro mengincar kiri gawang namun berhasil dibelokkan oleh sang kiper.

Chelsea terus mencoba mengungguli keadaan dengan tetap terus menyerang dan hasilnya pada menit ke 87 terlihat sudah. Sepak pojok  yang diekesekusi Cesc Fabregas disundul oleh David Luuz namun Pieters menyndul balik dan akhirnya Gary Chalil berada ditempat yang tepat langsung meluncurkan tendangannya tanpa diantisipasi oleh Grant. Skor menjadi 2-1.

Dengan demikian Chelsea memperkokoh posisinya diperingkat pertama klasemen sementara Stoke City harus tetap bertahan di posisi sembilannya.

Hasil Pertandingan Champions League, Barcelona Vs PSG 9 Maret 2017 6-1

Hasil Pertandingan Champions Leagu Barcelona Vs PSG 9 Maret 2017 6-1, Hasil Pertandingan Champions League Barcelona Vs PSG 9 Maret 2017, Hasil Pertandingan Champions League Barcelona Vs PSG, Champions League Barcelona Vs PSG, Champions League Barcelona Vs PSG, Barcelona Vs PSG, Barcelona, PSG
Barcelona Vs PSG 9 Maret 2017

Pada pagi dini hari tadi tanggal 9 Maret 2017 pukul 02.45 WIB, Barcelona melanjutkan ajang kompetisi lanjutan Liga Championship perdelapan final leg kedua. Mereka menghadapi klub asal Prancis yaitu Paris Saint Germain, yang pernah mengalahkannya dengan skor 0-4 dalam leg sebelumnya ditanggal 15 Februari lalu.

Dalam pertandingan yang diselenggarakan di Camp Nou tersebut Barcelona harus menjebol gawang PSG sebanyak 5 kali dan menahan semua serangan lawan. Yang jelas mereka harus membuat selisih 5 gol dalam pertandingan tersebut jika ingin lolos ke babak selanjutnya. Dan  hingga saat ini belum ada sejarah yang menuliskan bahwa ada sebuah tim yang mampu melakukan hal yang demikian.

Dan ternyata Barcelona mampu menjadi yang pertama melakukan hal tersebut. Dalam pertandingan tersebut mereka memang kebobolan sebuah gol namun ternyata mereka mampu mengubah papan skor menjadi 6 angka. Mereka lolos kebabak berikutnya dengan dengan hasil akhri 6-1.

Pada dasarnya Barcelona memang menampilkan permainan agresisf dalam pertandingan tersebut. Mereka sangat baik dalam penguasan bola dikeda babak. Demikian juga dalam hal menciptakan peluang ,menjebol gawang lawan.

Setelah babak pertama dimulai, Barcelona mulai menggasak sang tamu dan pada menit ke 7, Luis Suarez berhasil memanfaatkan kemelut yang terjadi dimulut gawang dan mampu melambungkan bola keatas kepala kiper dan tak tak mampu dijangkaunya. Skor menjadi 1-0.

Barcelona melanjutkan penyerangannya namun pertahanan PSG sangat rapat sehingga Barca kesulitan untuk menambah angka. Hingga dimenit ke 40 terjadi lagi kemelut di mulut gawang PSG. Dan pada saat Iniesta yang berada di tiang kiri gawang PSG, Ia melepaskan umpan ke tengah mengumpan ketengah kotak penalti namun malah disambar Layvin Kurzawa dan masuk menuju gawangnya. Skor menjadi 2-0 hingga turun minum.

Pada babak kedua tak ada pergantian pemain. Dan empat menit kemudian Thomas Meunier  menjatuhkan Neymar dikotak terlarang sehingga mendapat hukuman tendangan penalti. Kali ini Leonel Messi mengeksekusi tendangan tersebut dan berhasil dengan baik. Skor menjadi 3-0

Namun dimenit ke 62, dengan usaha yang gigih, Kurzawa mampu memberikan umpan silang dengan kepada Edinson Cavani dan menembakkannya dengan keras. Skor menjadi 3-1.

Barcelona pun memahami waktu tinggal 30 menit waktu tersisa namun mereka harus menjebol minmal tiga angka lagi.  Dengan perjuangan yang keras akhirnya dimenit ke 88, Neymar berhasil mengeksekusi sebuah tendangan bebas dengan cemerlang langsung ke pojok atas kiri gawang. Skor menjadi 4-1.

Di menit ke 90 Marquinhos mendapatkan kartu kuning karena melakukan pelanggaran didalam kotak terlarang. Penalti pun diberikan oleh Wasit kepada Barcelona. Neymar melakukan eksekusi tersebut dan hasilnya tepat menuju kanan gawang. Skor menjadi 5-1

Di menit ke-90 +4, Marco Verratti mendapatkan kartu kuning karena tackle buruknya.  Dan akhirnya Neymar mampu memberikan umpan kepada Sergi Roberto yang memiliki ruang untuk menembak di dalam kotak penalti dan hasilnya tak mengecewakan. Papan angka berubah menjadi 6-1 hingga babak kedua selesai.

Dengan hasil ini, Barcelona mampu lolos kebabak perempat final menunggu pertandingan Sevilla vs Leicester yang akan diselenggarakan tanggal 15 Maret mendatang.

 

Ini Alasan Pelatih Belgia Tak Masukkan Nainggolan

Roberto Martinez Belgium coach, Roberto Martinez, Belgium coach, Radja nainggolan, AS roma,
Roberto Martinez

Roberto Martinez selaku pelatih dari timnas Belgia, hingga saat ini belum dapat memberikan keputusan tentang masa depan gelandang dari AS Roma yaitu Radja Nainggolan dalam tim yang diraciknya. Dikabarkan sang pelatih masih merasa nyaman dengan anak asuhnya dimana Nainggolan tak menjadi pilihannya.

Sang pemain berambut mohawk itu, tercatat sudah tak diikutsertakan membela timnasnya sejak empat pertandingan yang lalu. Mantan pelatih Everton tersebut mencoret nama pemain Roma yang saat ini sedang bersinar dan lebih memilih untuk menggunakan keahlian dari Timy Simons, pemain asal Belgia yang sedang bermain di Club Brugge, salah satu klub yang bermain di Belgian Pro League. Padahal usanya sudah menyentuh kepala 4.

Sang pelatih kelahiran Spanyol itu pun menjelaskan alasannya, “Saya tidak memanggilnya di laga kualifikasi Piala Dunia melawan Bosnia dan Gibraltar, tapi kami bisa mencetak 10 gol [menang 4-0 dan 6-0],”.

Sepertinya Martinez mencoba membuat alasan dengan menggunakan dua kemenangan besarnya tanpa harus memainkan Nainggolan.S Selain itu mereka juga mampu mengimbangi permainan menghadapi Belanda dengan skor 1-1 dan unggul terhadap Estonia dengan skor 8-1 pada pertandingan uji coba.

Ia pun mengatakan “Normal bahwa Anda kemudian ingin melanjutkan dengan pemain yang sama. Ia bermain separuh laga saat lawan Spanyol [Belgia kalah 2-0] pada bulan September dan kemudian beberapa menit saat lawan Siprus [Belgia menang 3-0],” .

Namun dikabarkan tidak tertutup kemungkinan untuk sang pemain didatangkan membela timnya dikemudian hari. Hal ini mengingat sang pemain berusia 28 tahun tersebut kini sedang dalam performa terbaiknya. Tercatat dari enam pertandingan terakhirnya bersama Roma, Ia terlah berhasil menyumbangkan lima gol. Tentunya dengan kehalian seperti ini akan sangat disayangkan jika harus disia siakan.

Martinez pun mengatakan “Pintu selalu terbuka untuk semua orang, termasuk Nainggolan. Saya membuat keputusan berdasar pada apa yang saya lihat dan saya harus dipukul oleh pemain agar memanggilnya,”.

Hanya saja belum dipastikan apakah sang pemain akan turut membela timnasnya atau tidak dalam waktu dekat mengingat saat ini Ia dan Roma sedang berusaha mengejar ketertinggalan mereka di Liga Serie A untuk menjadi Juara musim ini.

Inter Lirik Conte, Chelsea Segera Buat Kontrak Baru

Antonio conte Chelsea to Inter Milan, Antonio conte Chelsea. to Inter Milan, Antonio conte to Inter Milan, Chelsea
Antonio conte to Inter Milan?

Belum lama ini dikabarkan bahwa Inter Milan telah berhasil mengadakan negosiasi langsung dengan pelatih Chlesea saat ini yaitu Antonio Conte. Hasil memuaskan telah sukses Ia dapatkan karena pelatih yang bergabung dengan Chelsea pada musim ini dikabarkan telah sepakat untuk pergi meninggalkan Stamford Bridge dan gabung Inter Milan setelah musim kompetisi kali ini berakhir.

Sebelumnya dikabarkan  bahwa mantan pelatih timnas Italia tersebut, masih bahagia untuk membimbing timnya menuju gelar juara Premier League musim ini. Dan saat ini pun jalur menuju arah tersebut sudah benar. Chelsea saat ini ini berada diperingkat pertama papan klasemen dan memiliki selisih 10 poin dengan peringkat dibawahnya yang diisi oleh Tottenham Hotspurs.

Namun seperti yang dituliskan Tuttosport, pemilik Inter Milan yaitu Suning Grup telah berhasil melakukan kontak personal dengan Conte. Bahkan hasil yang memuaskan pun terjadi untuk kedua belah pihak. Awalnya Inter memberikan penawaran 11 Juta Euro per musim, namun Conte menolaknya. Ia akan pindah jika Inter mau memberikannya gaji dengan nilai 15 juta Euro per musim. Dan ternyata disetujui oleh yang bersangkutan,

Kini Inter hanya perlu bernegosiasi dengan pemilik Chelsea yaitu Roman Abramovich dan saat ini mereka telah mengirimkan perwakilannya untuk menemuinya.

Selain alasan dana yang masif yang diberikan oleh Inter, dikabarkan pelatih asal Italia tersebut ingin mengabdi di klub ditempat nya berasal. Ia ingin menghabiskan karirnya di negerinya sendiri dan tentunya akan lebih dekat dengan keluarganya.

Sang pelatih yang baru memegang klub di liga Inggris pada awalnya tak menjalani liga dengan mulus, namun akhirnya sejalan dengan waktu ia menemukan formasi yang tepat untuk timnya sehingga sempat membuat timnya selalu menang dalam 13 pertandingan secara beruntun dan berhasil membawa Chelsea keperingkat pertama hingga kini.

Namun belum lama ini kabar tersebut dibantah oleh media lainnya yaitu Daily Star. Disana dituliskan bahwa Conte masih bahagia dan tetap ingin melanjutkan kepelatihannya besama Chelsea dimusim depan. Dan klubnya pun tak ingin melepaskannya dengan segera.

Ia dikabarkan akan memperbaharui perjanjian kontraknya demi meyakinkan para pembesar Chelsea. Dan Chelsea pun siap menggelontorkan dana besar untuk dapat digunakan membeli pemain sesuai keinginan dari sang pelatih.

Verratti Ingin Sukses Dengan PSG Bukan Dengan Barcelona

Marco Verratti PSG, Marco Verratti, Paris Saint Germain, Marco Verratti PSG to Barcelona, Marco Verratti to Barcelona, Barcelona
Marco Verratti PSG

Nasser Al Khelaifi, selaku Presiden dari Paris Saint Germain, belum lama ini mengungkapkan bahwa bahwa kubunya tidak akan menjual gelandang andalannya, Marco Verratti. Pasalnya sang pemain asal Italia itu memang telah banyak menarik perhatian beberapa klub Eropa papan atas sebut saja Barcelona dan klub nomor satu di negaranya yaitu Juventus.

Seminggu yang lalu tepatnya tanggal 15 Februari 2017, Ia turut membela timnya saat mereka menghadapi Barcelona dalam ajang kompetisi Liga Champions leg pertama perdelapan final. Pemain berusia 24 tahun tersebut mampu menampilkan kinerja yang memuaskan. Walau tak sampai membuat gol, namun ia sempat menyumbangkan sebuah assist, yang diberikan kepada Julian Draxler. Dan hal tersebut sempat mendapat pujian dari kapten barcelona yaitu, Andres Iniesta, yang mengungkapkan bahwa sang pemain mampu dan pantas untuk dapat menggantikan dirinya jika Ia pergi.

Hanya saja sebelum ada langkah kongkrit dari Barcelona, sang presiden PSG tersebut menegaskan bahwa dirinya tidak akan melepas sang bintang muda, yang didatangkan saat Carlo Ancelotti masih menjadi pelatih PSG.

Seperti yang dikutip oleh Mundo Deportivo, sang presiden mengatakan, “Verratti jelas tidak akan dijual, dan tidak akan pergi dari Paris,”.

Memang pada musim lalu Verratti hampir bergabung dengan Barcelona. Ia sempat bertemu dengan direktur Ariedo Braida dan sempat membicarakan kemungkinan untuk pindah ke Camp Nou, namun Pelatih Barcelona, Luis Enrique, dan direktur olahraga, Robert Fernandez, lebih memilih untuk mendatangkan Andre Gomes dari Valencia karena mereka menganggap Gomes lebih bertalenta timbang Verratti.

Senada dengan ucapan sang presiden, Verratti pun juga mengungkapkan bahwa dirinya tidak memiliki minat lagi untuk meraih kesuksesan dibawah Bendera Barcelona, dan lebih memilih PSG untuk keberhasilan karirnya.

Ia pun mengklarifikasi hal tersebut kepada Football Espana, “Ada berita yang menyebutkan bahwa saya bermimpi untuk bermain bersama Barcelona, namun itu tidak benar karena saya tidak pernah mengatakan itu. Impian saya adalah meraih kesusksesan di sini, di Paris. Meskipun jika kami tidak memenangkan leg pertama kemarin, saya akan tetap mengatakan hal itu. Saya mempercayai proyek klub ini.”.

Ia menambahkan, “Jadi saat anda anda menjadi bagian dari proyek yang hebat, maka anda juga akan merasa hebat. Dan menurut pandangan saya, meraih kesuksesan di sini akan terasa berbeda dengan meraih kesuksesan di klub lain.”.

 

Caballero Puji Sikap Bravo Yang Luar Biasa

Willy Caballero - Claudio Bravo, Willy Caballero, Claudio Bravo, Willy Caballero Claudio Bravo Manchester City, Willy Caballero, Claudio Bravo Manchester City, Willy Caballero  Manchester City, Claudio Bravo. Premier League, Pep Guardiola
Willy Caballero – Claudio Bravo

Willy Caballero selaku penjaga gawang dari Manchester City sempat melempar pujian kepada rekannya yang menjaga gawang City, Claudio Bravo. Menurutnya Bravo memiliki sikap dan skill yang fantastis sehingga pantas untuk dihargai.

Bravo merupakan pemain baru saja bergabung di Manchester City bersamaan dengan bergabungnya pelatih baru mereka yaitu Josep Guardiola pada awal musim kompetisi ini. Ia didatangkan dari Barcelona dengan tebusan 17 Juta Poundsterling untuk menggantikan Joe Hart yang sedang dipinjamkan oleh Torino. Menurut sang pelatih, walaupun sudah memasuki usia 33 tahun,  Bravo itu dianggap memiliki pengalaman lebih dan skill yang tinggi dalam membagikan bola dibandingkan dengan kiper Inggris lainnya.

Akan tetapi pada kenyataannya sang penjaga gawang asal Chile masih belum bisa beradaptasi degnan lingkungan di Premier League, dan performanya sering dipertanyakan dari berbagai pihak. Dan akhirnya saat pertandingan melawan West Ham, sang pelatih mencoba untuk beralih menurunkan kiper cadangannya Caballero dan mengistirahatkan Bravo. Hasilnya cukup memuaskan meningat Caballero mempu mementalkan semua bola.

Dan Caballero pun yang hampir sempat terancam tak dimainkan di musim ini, mengaku bersyukur dengan kesempatan yang diberikan oleh sang pelatih, tanpa mengurangi rasa hormat pada rekannya. Ia pun mengatakan, “Claudio adalah pemain fantastis, kiper fantastis, dan kami harus menghormatinya karena dia mungkin adalah kiper dengan gelar terbanyak di negaranya dalam dua tahun terakhir.”

Ia pun mengungkapkan kepada Goal Internasional tentang kemampuannya dalam bertanding, “Saya harus terus berkembang, saya merasa bahwa kemampuan saya dalam mengumpan sudah banyak berkembang sejak bos datang ke sini. Bukan hanya saya, para bek – kami harus membangun permainan dari lini belakang dan melakukan banyak hal dengan bola sekarang dan pastinya kami harus lebih baik lagi.Pelatih memberi tahu saya sebelum pertandingan menghadapi West Ham bahwa saya akan bermain. Saya langsung menerimanya, saya langsung bahagia dan mencoba memberikan yang terbaik selama pertandingan.”

Setelah membantu City tanpa kemasukan saat menghadapi  West Ham Ia diturunkan lagi saat menghadapi Swansea City.  Sepertinya Bravo mulai kehilangan posisinya namun ia mampu bersikap profesional.

Caballero pun mengatakan “Ini pekan yang mudah baginya tapi sikapnya luar biasa. Ia memberikan dukungan pada saya dan kami bekerja keras dan dia punya cara pikir yang kompetitif sehingga ia berlatih dengan sangat baik.”

Modric Menambah Daftar Pemain Real Madrid Lebih Berkualitas Dibanding Barcelona

luka modric, Real Madrid, Ivan rakitic, mario Mandzukic , juventus
Luka Modric – Real Madrid

Pemain Real Madrid kembali lagi berhasil menunjukan kualitas pemainnya yang terbaik dan mengalahkan pemain Barcelona dalam hal perebutan gelar pemain terbaik. Sebelumnya sudah ada beberapa pemain dari Madrid yang mendapatkan pernghargaan dibanding Barcelona dalam waktu dekat ini. Sebut saja penyerang dari Madrid yaitu  Cristiano Ronaldo yang telah berhasil mengalahkan pemain penyerang dari Barca yaitu  Lionel Messi dalam meraih penghargaan Ballon d’O d an Pemain Terbaik FIFA. Belum lagi ada Keylor Navas penjaga gawang Madrid yang juga unggul dari Messi dan Luis Suarez dalam perebutan pemain terbaik Ibero-Amerika.

Kini seorang pemain lainnya dari Madrid berhasil kembali menjuarai perebutan gelar pemain terbaik di Kroasia tahun 2016,  Luka Modric, gelandang Madrid mampu mengalahkan Ivan Rakitic gelandang Barcelonaa.

Ya, belum lama ini Modric  baru saja dinobatkan menjadi Pemain Terbaik di Kroasia tahun 2016. Tentu saja untuk sang pemain gelandang dari Real Madrid, gelar tersebut sangatlah berharga dalam perjalanan karirnya.

Seperti yang ditulis dari situs resmi Real Madrid, Modric meraih gelar sebagai pemain terbaik setelah mengungguli rivalnya dengan selisih 30 Poin. Modric berhasil mendapatkan 110 poin dalam penghargaan tersebut, sedangkan diperingkat kedua diisi oleh Rakitic dari Barcelona dengan 80 poin. Sementara diposisi ke tiga diduduki oleh striker Juventus yaitu Mario Mandzukic dengan 76 poin.

Modric mengatakan “Penghargaan ini sangat penting bagi saya, itu adalah untuk kali kelima saya menerimanya dan itu menjadi sangat istimewa bagi saya. Karena memiliki sebuah tradisi besar,”

Sekedar Informasi, sebelumnya memang pemain berusia 31 tahun tersebut pernah memenangkan penghargaan yang sama yaitu pada tahun 2007, 2008, 2011 dan 2014.

Modric pun sempat mengucapkan rasa terima kasihnya kepada para pemilih yang telah mendukungnya. Pemain bernomor punggung 19 tahun ini bertekad akan terus bekerja keras untuk menjaga performanya. Ia mengatakan ” Ini adalah hadiah yang sangat istimewa dan Saya harus tetap bekerja keras untuk meningkat setiap hari. Saya ingin berterima kasih kepada mereka yang sudah memilih saya dan saya juga ingin berterima kasih kepada yang telah membantu saya memenangkan penghargaan ini,”