Mantan Pelatih Milan Sesalkan Penjualan Aubameyang

Pierre-Emerick Aubameyang AC Milan, Pierre-Emerick Aubameyang, AC Milan, Pierre-Emerick Aubameyang Borussia Dormund
Pierre-Emerick Aubameyang AC Milan

Filippo Galli yang pernah menjadi pelatih tim junior dari AC Milan, memberikan pendapatnya terhadap salah satu pemain lini depan yang dilepas beberapa waktu yang lalu yaitu Pierre-Emerick Aubameyang. Pasalnya pemain striker tersebut kini mampu tampil cemerlang dan menjadi pemain andalan klub yang terakhir membelinya saat ini yaitu Borussia Dortmund.

Aubameyang memang sempat berada di tim junior pada tahun 2007 -2008 kemudian masuk ke tim utama, namun sayangnya tidak dimanfaatkan keahliannya sama sekali. Sang pemain asal Gabon tersebut malah langsung dipinjamkan beberapa kali ke klub lainnya.

Tercatat dari awal Ia masuk yaitu Dijon FCO dan Lile yang masing masing meminjam selama satu musim. kemudian AS Monaco hanya setengah musim dan dilanjutkan oleh Saint-Etienne. Akhirnya setelah setahun Ia membela Saint-Etienne, Ia dibeli oleh klub tersebut pada tanggal 22 Desember 2011 .

Ia kemudian sering menjadi starter dan sempat mencatatkan Hattrick bahkan pernah menjadi pencetak gol terbanyak pada musim 2011-2012. Ia juga sempat membawa timnya menjuarai Coupe de La Ligue dan pada tahun 2013 dan menjadi runner up dibelakang Zlatan Ibrahimovic yang saat itu membela Paris Saint Germain.

Dan akhirnya pada musim berikutnya ia bergabung dengan liga Jerman, Borrusia Dormund hingga saat ini dengan lima tahun kontrak dan masih menampilkan performa yang tetap memukau. Pemain bernomor punggung 17 tersebut semakin tajam bahkan tercatat hingga saat ini Ia sudah mencetak 110 gol dari 176 penampilan bersama dengan tim asal Bundesliga.

Galli pun mengungkapkan kilas balik sang pemain pada saat di Milan kepada Corriere dello Sport, “Kami sudah bisa melihat betapa hebatnya Aubameyang saat itu. Dia punya kualitas, meskipun di Milan kami cenderung memainkan formasi 4-2-3-1, kami memainkan dia di posisi winger kanan,”.

Ia pun sempat melihat sosok Aubameyang yang tidak hanya sebagai pemain yang bagus di lini serang, namun ia mengakui bahwa sang pemain berusia 27 tahun tersebut mampu menjalani taktik dengan sangat bagus. Ia juga ternyata mampu tampil apik di berbagai posisi.

Galli ¬†menambahkanm “Kami memainkan dia sebagai second striker. Dia bersedia dan bersemangat untuk belajar. Aubameyang membaca permainan dengan baik. Selain Matteo Darmian, ia adalah yang terbaik dari segi taktik permainan. Anda bisa melihat bahwa ia adalah penyerang yang lengkap. Dia mencetak tujuh gol pada sebuah pertandingan yang dimainkan di Malaysia, di sebuah Liga Champions, turnamen khusus untuk pemain muda dari tim-tim besar,”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *