Neymar Ingin Persembahkan Gelar Treble Kepada Enrique Untuk Terakhir Kalinya

Neymar luis enrique barcelona , Neymar, luis enrique barcelona,Neymar luis enrique, barcelona , Neymar barcelona, luis enrique, La Liga
Neymar – Luis Enrique Barcelona

Pemain dilini serang Barcelona yaitu Neymar, sepertinya ingin melepaskan kepergian pelatihnya saat ini dengan hasil yang memuaskan pada musim kompetisi kali ini. Ia ingin membawa timnya mendapatkan gelar treble winners yang berarti Ia ingin klubnya mendapatkan gelar juara di tiga kompetisi dalam satu musim.

Pelatihnya saat ini yaitu Luis Enrique sebenarnya tak memiliki masalah yang serius sehingga membuat Barcelona menjauh dari peluang untuk meraih gelar Juara, bahkan tercatat selama masa baktinya ia telah mampu mempersembahkan beberapa piala hingga musim ini. Namun masih ada tiga kompetisi yang harus ia tangani sebelum ia benar benar angkat koper dari Camp Nou.

Saat ini Barcelona masih menjalani tiga kompetisi liga domestik dan Liga Internasional, antara lain La Liga, Copa del Rey, dan Champions League.

Dalam perjalanannya di La Liga, mereka telah berada di peringkat kedua selisih dua poin dengan Real Madrid puncak klasemen, dan dengan pertandingan yang masih tersisa, perluang mereka menyalip Madrid masih cukup besar. Namun sayangnya Madrid masih memiliki satu laga yang belum sempat dimainkan.

Di kompetisi lainnya, di Liga Chammpions, mereka juga telah lolos dengan aksi comeback menghadapi Paris Saint Germain dan akan menghadapi jawara Italia yaitu Juventus di babak perempat final.

Dan saat menjalani kompetisi Copa del Rey, mereka telah berada di babak final untuk menghadapi Deportivo Alaves pada tanggal 28 Mei 2017 mendatang.

Memang bagi Neymar, meraih gelar Treble bersama Barcelona bukanlah pertama kalinya. Ia pernah merasakan hal tersebut saat Enrique melatih Barcelona untuk pertama kalinya.

Ia sempat menjelaskan kepada ESPN tentang pendapatnya mengenai peluang mendapatkan gelar tersebut dimusim ini. Ia mengatakan, “Saya kira kami bisa memenangkan treble, jika kami terus konsentrasi dan bahagia,”.

Pemain asal Brasil tersebut juga mengatakan bahwa gelar tersebut tentunya akan menjadi akhir yang sempurna untuk sang pelatih terutama setelah Enrique berterus terang kepada publik tentang rencananya menutaskan kontraknya bersama Barcelona setelah musim kali ini berakhir. Neymar pun mengatakan, “Dia sudah membantu kami di sepanjang musim. Dia membuat kami berkembang dan memenangkan banyak titel juara.”.

Direktur Barcelona Ungkap Syarat Menjadi Pelatih Barcelona

Robert Fernandez Barcelona, Robert Fernandez, Barcelona, Luis Enrique, La liga
Robert Fernandez Barcelona

Pelatih dari Barcelona saat ini yaitu Luis Enrique, memang sudah tak akan ditanyakan lagi oleh media tentang masa depannya di Barcelona karena Ia sudah memutuskan akan hengkang setelang musim kompetisi kali ini berakhir. Namun yang menjadi pertanyaan apakan sang pelatih yang berusia 46 tahun tersebut akan melatih di klub lain ataukah akan beristirahat dari jenuhnya rutinitas yang dialaminya saat ini.

Ada beberapa opini yang mengarah ia mengatakan hal tersebut karena akan melatih Arsenal menggantikan Arsene Wenger. Namun ada juga yang mengatakan bahwa mantan pelatih Celta tersebut tak akan menerima tawaran melatih klub tertentu selama satu musim kedepan.

Hal ini juga pernah dilakukan oleh Pep Guardiola sebelum menangani Bayern Munchen. Ia vakum dulu dari karir kepelatihan setelah mengasuh pasukan Barcelona dari 2008 hingga 2012.

Namun hingga saat ini manajemen Barcelona belum ingin mengumumkan calon pelatihnya musim depan. Malah Robert Fernandez, selaku salah satu direktur Barca, mengatakan bahwa pada dasarnya mereka belum menemukan pelatih yang cocok.  Ia pun sempat mengatakan bahwa sang pelatih telah bekerja dengan luar biasaselama tiga musim belakangan. Ia juga mengatakan bahwa manajemen menghormati keputusan sang pelatih untuk mundur itu jauh jauh hari sebelumnya.

Seperti yang dilansir oleh media Sport Ia mengungkapkan, “Kita harus menghormati keputusan Enrique. Saya hanya bisa mengatakan bahwa selama tiga tahun dia di klub ini, dia sudah melakukan pekerjaan yang luar biasa. Pasti akan luar biasa jika dia bisa membawa kami meraih berbagai gelar yang saat ini akan kami perjuangkan,”

Fernandez  menambahkan, “Kami belum menghubungi siapa pun. Jika waktunya sudah tiba, kami akan melakukan pekerjaan kami. Masih ada waktu. Tidak mudah untuk menemukan pelatih yang pas bagi Barca. Pelatih itu harus sangat spesial dan tahu benar cara bekerja di klub ini. Yang sudah jelas adalah bahwa kami tidak boleh mengubah gaya yang sudah membawa tim ini ke puncak,”.

Seandainya syarat calon pelatih Barcelona adalah telah memahami seluk beluk tim, sudah barang tentu calon tersebut kemungkinan sudah pernah bekerja di klub tersebut, bisa jadi pelatih lagi atau yang pernah bermain di Barcelona. Dan hal tersebut cocok dengan beberapa nama yang saat ini telah menjadi pelatih yaitu Eusebio Sacristan (Real Sociedad), Ernesto Valverde (Athletic Bilbao_ atau Ronald Koeman (Everton).

Dua Pelatih Ini Tak Ingin Melatih Barca

Cesare Prandelli Luis Enrique, Cesare Prandelli,  Luis Enrique, Ernesto Valverde , Barcelona coach
Cesare Prandelli – Luis Enrique

Salah satu mantan Pemain Atalanta yang kini berkarir menjadi pelatih yaitu Cesare Prandelli, belum lama ini dijagokan menjadi salah satu kandidat pengganti Luis Enrique yang tak akan melatih lagi Barcelona musim depan. Namun ternyata bagi Prandelli hal tersebut tak membuatnya antusias.

Tentu menjadi pelatih klub sekelas Barcelona akan membuat gengsi pelatih tersebut meningkat. Belum lagi mereka memiliki gaji yang besar dan pemain dengan keahlian sudah sangat teruji dengan nilai kontrak yang sangat besar. Kecuali Prandelli.

Mantan pelatih Valencia tersebut memang masuk dalam catatan daftar belanja pelatih Barcelona. ia pun pernah memiliki pengalaman dalam membimbing Roma dan timnas Italia sebelumnya. Dan terlebih, saat in Ia sedang tidak terikat dengan klub mana pun. Hanya saja Ia tak terarik melatih klub dengan pemain matang seperti Lionel Messi dan rekannya. Menurutnya menjadi pelatih Barca tidak ada dalam rencananya.

Seperti yang dilansir oleh Top Calcio 24, Ia mengatakan, “Apakah saya memikirkan untuk melatih Barcelona? Tidak,” .

Ia pun memiliki alasan mengapa ia tak menginginkan menempati posisi kososng di Camp Nou. Ia merasa tidak memiliki visi yang sama dengan Barca yang menurutnya selalu menuntut untuk menang dan tidak mempedulikan proses. Ia lebih suka membangun tim dari awal dibanding menerima tim yang sudah matang seperti Barca.

Ia mengatakan “Jujur saya, saya ingin sebuah skuat yang saya bentuk sendiri, dimana kami akan berkembang bersama-sama. Di Barca, Anda harus memenangkan laga dalam dua menit. Sekarang saya tidak mengambil pekerjaan dan mengevaluasi pandangan sepakbola saya di masa depan,”.

Ernesto Valverde selaku pelatih Athletic Bilbao yang namanya dihubungkan dengan Barcelona, juga tak begitu mempedulikan namanya menjadi calon pnegganti Enrique. Ia tidak tertarik untuk mengomentari apa yang saat ini terjadi dengan rivalnya dan tak inign mengikuti rumor terlalu jauh.

Ia mengatakan “Saya tidak memiliki hubungan dengan seorang manajer yang meninggalkan timnya maupun bertahan. Hal tersebut tidak masuk dalam salah satu fokus kerja saya. Saya hanya fokus pada tim,”.

Ia juga sudah memaklumi dengan prilaku media yang sering membuat kabar yang berlum tentu kepastiannya. Ia juga pernah dituliskan akan dipecat namun Ia tetap bertahan dari 2013 lalu. Ia mengatakan, “Saya mengerti bahwa rumor adalah bagian dari permainan ini, tapi saya tidak terpengaruh. Saya fokus pada apa yang ada di depan. Apa yang saya pikirkan saat ini hanyalah Bilbao,”.

Sepertinya kedua kandidat tersebut harus dicoret dari daftar nama pelatih untuk Barcelona.

Tambah Lagi Calon Pengganti Pelatih Barcelona, Laurent Blanc

Laurent Blanc, Laurent Blanc to Barcelona, Barcelona, Luis Enrique
Laurent Blanc to barcelona?

Setelah pelatih Barcelona saat ini yaitu Luis Enrique, mengumumkan tidak akan membela lagi klubnya dimusim yang akan datang, kini semakin banyak nama calon pelatih yang digadang gadangkan mampu dan pantas menggantikan dan yang paling terbaru adalah Laurent Blanc.

Enrique mengabarkan bahwa dirinya tak akan melatih lagi Barcelona di musim depan setelah membawa timnya keperingkat pertama musim papan klasemen di La Liga. Pertandingan terakhinya menghadapi Sporting Gijon, membuat mereka unggul satu poin dengan Real Madrid, hanya saja sang rival masih memiliki sebuah pertandingan yang belum dipertandingakan dan memiliki peluang menyusulnya.

Seperti yang dilansir oleh media AS, Blanc merupakan pelatih yang sangat tepat untuk bisa mengasuh Lionel Messi dan kawan kawan. Pasalnya mantan pemain sepak bola yang sudah berkiprah selama 20 tahun tersebut memiliki kedekatan dengan tim Catalan.

Ia pun pernah tercatat sebagai pemain bertahan Barcelona walaupun hanya semusim saat masa kepelatihan dari Johan Cruyff pada musim 1995-1996 lalu. Namun Ia gantung sepatu setelah membela Manchester United pada musim 2002-2003 dan beranjak menuju jenjang karir kepelatihan.

Pertama kali ia melatih menuju Ia Bordeaux di Liga Prancis dan akhirnya Ia mampu menunjukkan kepiawannya dengan baik. Dan tiga musim kemudian Ia pun melatih timnas Prancis selama dua musim. Setelah Itu  barulah mantan pemain Inter Milan tersebut dipanggil oleh Paris Saint Germain untuk melatih pasukannya menggantikan Carlo Ancelotti.

Di PSG Ia terbilang sukses. Ia mampu membawa timnya mendominasi Liga Prancis  namun akhirnya Ia dipecat meningat presiedn PSG menganggapnya gagal di musim 2016 hanya karena mereka kalah dengan Manchester City di perempat final.

Namun selepas dari itu, Blanc memang dikenal sebagai pelatih yang menyukai strategi menyerang dan ia memiliki formasi andalan 4-3-3. Tentunya hal tersebut akan dengan mudah diterima oleh pemain Barcelona karena selama ini mereka juga menggunakan skema yanng sama dengan tiga penyerang andalan mereka Lionel Messi, Luis Suarez, dan Neymar.

Yang menariknya lagi walaupun Ia sebagi pemain bertahan namun ia selalu mampu menyumbangkan gol untuk klub yang ia bela.Bahkan saat Ia bermain di timnas Prancis.

 

Jadi Pahlawan Lawan Leganes, Messi Tak Rayakan Golnya

lionel messi barcelona Vs leganes laliga, lionel messi barcelona Vs leganes. laliga, lionel messi, barcelona Vs leganes, barcelona, leganes, luis enrique
lionel messi barcelona Vs leganes laliga

Luis Enrique selaku pelatih dari Barcelona mengakui bahwa dirinya tidak mengamati sang pahlawan dalam pertandingan terakhirnya menghadapi Leaganes dini hari tadi merayakan golnya atau tidak.

Memang dalam pertandingan yang diselenggarakan pada tanggal 20 Februari pukul 2.45 WIB, Barcelona unggul di kandang sendiri, Camp Nou Stadium, menghadapi Leganes yang berada di peringkat 17 klasemen sementara pekan ini. Walau mereka mampu mengantongi poin penuh namun mereka hanya mampu memenangkannya dengan skor tipis 2-1.

Dalam laga tersebut Barcelona memang masih jauh mengungguli Leganes dalam segi penguasaan bola namun pada babak kedua mereka mengungguli Barcelona dalam hal menciptakan peluang. Gol pertama dalam laga tersebut diciptakan oleh Lionel Messi melalui umpan yang diciptakan oleh Luis Suarez pada menit ke 4. Namun hingga babak pertama usai skor masih sama.

Sang tamu pun berusaha gencar menyamakan kedududkan, dengan aksi dari Unai Lopez setelah mendapatkan umpan dari Darwin Machis dimenit ke 71. Barcelona pun terancam harus berbagi poin hingga menjelang babak kedua berakhir. Gol kedua dari Messi melalui tendangan penalti berhasil menyelamatkan poin mereka dan masih menempel ketat dengan pemuncak klasemen.

Namun banyak yang melihat bahwa Messi tak merayakan gol terakhirnya setelah menjadi pahlawan saat itu. Ia sepertinya tidak antusias dengan hasil karyanya dan sepertinya Ia masih teringat dengan kekalahan timnya dengan PSG di babak 16 besar Liga Champions beberapa hari sebelumnya.

Sang pelatihpun menjelaskan kepada Goal International, “Saya tidak melihat apakah dia merayakan golnya atau tidak. Dan Saya bukan orang yang harus menjawab itu. Dibandingkan dengan pertandingan melawan PSG, saya kira kami lebih baik dari semua aspek, dalam hal mencetak peluang, namun kami lebih baik dari apa yang kami tunjukkan di Paris, meski beberapa orang tidak melihatnya.”

Ia pun menambahkan, “Dalam hal usaha, kerja sama tim, jarak yang ditempuh pemain, mereka luar biasa di Paris. Saya tak pernah melihat sikap yang lebih baik dalam dua musim terakhir. Ada banyak hal yang sekarang tidak berjalan baik untuk kami dan kami ingin mengubahnya.”

Sampaoli Masih Fokus Melatih Sevilla

Jorge Sampaoli and Luis Enrique, Jorge Sampaoli, Luis Enrique, La Liga, Sevilla, Barcelona
Jorge Sampaoli and Luis Enrique

Jorge Sampaoli adalah mantan pelatih dari timnas Chile yang baru saja bergabung mengasuh salah satu klub di Spanyol yaitu Sevilla. Ia baru bergabung melatih Wissam Ben Yedder cs pada musim panas kemarin dan mampu membuat Los Blanquirrojos berada diperingkat tiga klasemen sementara kompetisi La Liga, selisih dua poin dengan runner up pekan ini yang diisi oleh Barcelona.

Namun kabar terakhir mengatakan bahwa dirinya dimasukkan daftar belanja pelatih Barcelona. Pasalnya pelatih Barca saat ini yaitu Luis Enrique dikabarkan tidak diperpanjang masa kontraknya di klub tersebut setelah Ia beberapa kekalahan yang dialami tim yang diasuhnya.

Belum lama ini tepatnya tanggal 15 Februari kemarin, Barcelona ditaklukan oleh Paris Saint Germain dalam kompetisi Liga Champions yang baru memasuki babak perdelapan final. Mereka kebobolan empat kali tanpa balas dan hal ini membuat sang pelatih semakin diragukan untuk perpanjangan masa baktinya setelah musim ini berakhir.

Dikabarkan asal Argentina tersebut akan menjadi calon terkuat untuk dapat menggantikan posisi Enrique. Namun sang pelatih berusia 56 tahun tersebut untuk saat ini masih konsentrasi penuh di Sevilla. Ia ingin terus meneruskan kinerjanya bersama klub berseragam garsis putih merah .

Ia menyatakan di laman resmi Sevilla tentang keinginannya saat ini, “Saya tak harus menjelaskan semua hal pada setiap orang. Saya tak tahu apa-apa terkait hal yang dibicarakan [rumor ke Barca]. Pikiran saya fokus melanjutkan pekerjaan harian saya untuk mengkonsolidasi ide saya di sini, di klub yang membawa saya ke Eropa. Jelas bahwa profesi ini tentang masa sekarang dan realitas saat ini, dan kenyataan sekarang adalah bersama klub ini [Sevilla]. Besok, Anda tak pernah tahu,”.

Ia juga menyampaikan pendapatnya tentang nasib kepelatihan Barcelona dan masa depan dari rivalnya yaitu Enrique. Ia mengatakan, “Spekulasi media tak akan membantu untuk mengevaluasi apa yang telah Luis Enrique capai. Bangku pelatih Barcelona akan dikosongkan apapun keputusan Luis Enrique. Saya santai menghadapi situasi ini karena semua rumor ini tak bermula dari saya.”

Vidal Cedera, Barcelona Segera Cari Mantannya

aleix vidal Barcelona injured, aleix vidal Barcelona, aleix vidal injured, Barcelona, aleix vidal, Martin Caceres, Luis Enrique
Aleix Vidal Cedera

Aleix Vidal merupakan pemain bertahan sebelah kanan Barcelona yang bergabung setelah Ia dipinang dari Sevilla 2015 lalu. Namun sepertinya kini Ia tak akan melanjutkan pertandingan bersama Barcelona hingga akhir musim kompetisi ini berlangsung. Hal ini dikarenakan sang pemain berusia 27 tahun tersebut mengalami dislokasi engkel saat ia bermain membela Barcelona menghadapi Alaves, dalam pertandingan La Liga putaran ke 22 lalu.

Dalam pertandingan yang diselenggarakan pada tanggal 11 Februari 2017 pukul 22.15 WIB, Barcelona terbang menuju Estadio Mendizorrotza, markas dari Alaves. Mereka mampu mengungguli sang tuan rumah dan mengadakan pesta gol dengan skor 0-6. Gol tersebut disumbangkan oleh Luis Suarez sebanyak dua buah gol, Lionel Messi dengan jumlah yang sama dan Ivan Rakitic dengan satu gol. Satu gol lagi merupakan gol bunuh diri dari pemain bertahan mereka Alexis.

Vidal sebelumnya seperti kesulitan menunjukkan penampilan maksimalnya setelah Ia direkrut oleh Barcelona, akan tetapi beberapa pertandingan terakhir Ia mampu mendongkrak performanya, namun sayangnya Ia mengalami cedera.

Pasalnya tim yang diasuh oleh Luis Enrique, saat ini tak memiliki banyak pilihan untuk mengisi posisi bek kanan. Memang Sergi Roberto yang sebenarnya sebagai gelandang seringkali dimainkan di posisi tersebut setelah Dani Alves hengkang ke Italia diawal kompetisi musim ini.

Masalahnya lagi mereka tidak hanya bermain di Liga domestik saja. Dalam waktu dekat mereka juga akan melanjutkan ajang kompetisi Liga Campions menghadapi Paris Saint Germain untuk leg pertama babak 16 besar. Sang pelatih mengatakan bahwa klubnya kemungkinan akan membeli bek baru untuk menggantikan sang pemain musim depan.

Ia mengatakan kepada FFT, “Aleix tengah menjalani proses pemulihan. Ini adalah proses di mana kami akan terus mengamati perkembangannya dari hari ke hari. Dia memasuki fase pertama sekarang, yang mungkin akan lebih sulit untuk seorang pemain. Kami akan kehilangannya, karena kami tidak punya skuat yang terlalu besar.”

Ia melanjutkan, “Namun soal membeli pemain, itu adalah opsi yang kami tengah pertimbangkan, dan kami akan lihat apakah kami bisa menemukan seseorang yang cocok dengan permainan kami.”

Ada kemungkinan Barcelona sedang membidik mantan pemainnya yang sempat pindah ke Sevilla dan Juventus yaitu Martin Caceres. Dan saat ini sang pemain sedang tak memiliki kontrak dengan klub manapun setelah pergi dari Bianconeri.

Sang pemain asal Uruguay itu hampir bergabung dengan AC Milan. Namun transfernya tak berhasil karena terkendala masalah keuangan. Dan saat ini Ia disebut sedang melakukan negosiasi dengan Southampton. Hanya saja sepertinya kedua kubu belum ada kejelasan. Tentu saja hal ini akan mempermudah Barcelona merekrutnya.

 

Rakitic Masih Akan Dipertahankan DI Barcelona

Ivan Rakitic barcelona, Ivan Rakitic, barcelona, luis enrique, la liga, liga spanyol, manchester City
Ivan Rakitic Barcelona

Ivan Rakitic merupakan pemain Barcelona berkebangsaan Kroasia yang sudah bergabung dengan tim Catalan sejak tanggal16 Juni 2014 lalu. Namun saat ini terdengar kabar bahwa pemain tersebut akan hengkang dari Barcelona menuju salah satu klub Liga Inggris yang dibawah komando Pep Guardiola yaitu Manchester City dalam waktu dekat.

Pemain bernomor punggung 4 itu kini tak tercatat lagi menjadi tim utama seperti saat klubnya bermain imbang 1-1 menghadapi VillarrealI. Ia malah  tidak pernah bermain lagi di liga setelah Ia bermain selama 60 menit melawan Real Madrid di Clasico pada Desember lalu. Yang ada malah Andre Gomes dan Denis Suarez yang mendapat kesempatan diturunkan dibandingkan Rakitic yang sebelumnya turun sebagai starter saat Barcelona kalah dari Athletic Bilbao di Copa del Rey.

Rakitic juga sempat dirotasi lebih awal saat tim bermain imbang melawan Real Sociedad di akhir November lalu dan tidak pernah lagi bermain di La Liga sejak duel melawan Real Madrid.

Namun Luis Enrique sebagai pelatih Barca, menepis kabar tersebut dan menjelaskan bahwa sang pemain asak Kroasia itu tidak akan pindah dari klubnya terutama untuk saat ini. Ia mengatakan kepada media Sport, “Informasi yang keluar dari media bahkan tidak, setidaknya 25 persen, bisa diandalkan, apakah itu media Kroasia, Spanyol, atau Inggris. Kabar mengenai Rakitic tidak ada hubungannya dengan dia tidak masuk skuat. Tugas saya adalah memilih skuat dan membentuk tim.”

Saat Barca bermain imbang 1-1 melawan Villarreal pada tanggal 9 Januari 2017 kemarin dan Jordi Mestre selaku Wakil presiden Barcelona mengaku kecewa dengan hasil yang diraih tim “Ini bukan hasil akhir yang kami harapkan, namun masih ada banyak pertandingan yang bisa dimainkan. Dengan pertandingan berikutnya, kami optimis bisa memenangkan liga dan kami akan terus berjuang.”

Namun saat ditanya tentang masa depan Ivan Rakitic di Klubnya sang Wakil presiden Barcelona pun memberikan penjelasan tentang tersebut dan membeberkannya kepada Marca “Saya hanya bisa bilang bahwa kami tengah melakukan negosiasi kontrak baru dengan Rakitic.”

Enrique Yakin Barcelona Mampu Kejar Ketertinggalan

Luis Enrique - Barcelona , Luis Enrique, Barcelona, La Liga, Liga Spanyol,
Luis Enrique – Barcelona

Selaku pelatih dari Barcelona, Luis Enrique cukup yakin bahwa tim dibawah asuhannya akan mampu mengejar ketertinggalan mereka untuk menjadi peringkat pertama musim ini karena saat ini mereka tertinggal dari rivalnya yaitu Real Madrid yang berada di puncak klasemen sementara La Liga hingga pekan ke 16 dan tertinggal enam poin.

Pada akhir pekan ini tepatnya tanggal 9 Januari 2017 besok, Enrique akan mencoba membawa pasukannya ke Estadio de la Ceramica, markas dari Villarreal yang berada diperingkat kelima klasemen.

Tentunya Lionel Messi dan rekannya ingin membawa pulang poin penuh sehingga memperkecil jarak dengan pemuncak klasemen, namun begitu juga dengan sang tuan rumah yang ingin memastikan dirinya aman minimal lolos tiga besar sehingga dapat mengikuti kompetisi liga Champions di musim selanjutnya.

Sang pelatih pun sempat mengatakan bahwa timnya harus menyapu bersih semua kesempatan untuk memenangkan pertandingan walaupun sulit. Seperti yang ditulis oleh media AS “Tidak ada tim yang akan menang dalam setiap pertandingan di liga. Kami tidak berada dalam posisi yang kami inginkan dan satu-satunya cara kami bisa memberi tekanan kepada tim di atas kami adalah dengan memenangkan semua pertandingan kami. Masih ada jalan yang panjang.”

Enrique berharap semua pemain ikut berpartisipasi dalam mewujudkan keinginan seluruh tim saat pertandingan menghadapi Villarreal, termasuk Neymar yang sempat mengalami vakum akan gol di beberapa pertandingan terakhir.

Tercatat bintang muda Barcelona itu sudah tidak menjebol gawang lagi dalam 10 laga terakhirnya bersama Barcelona. Pemain bernomor punggung 11 tersebut terakhir kali menggetarkan jaring lawan pada saat Barcelona menghadapi Celta Vigo melalui tendangan penalti pada awal Oktober 2016 lalu.

Keahlian Neymar terutama dalam hal membenamkan bola tentu saja sangat dibutuhkan Barcelona apalagi setelah mereka baru saja mengalami kekalahan dari Athletic Bilbao saat berkompetisi di Copa del Rey. Walau demikian, Enrique tetap memberikan dukungan penuh kepada sang pemain.

Seperti yang dicantumkan ESPN Enrique mengatakan “Neymar masih terlihat sangat bagus. Jika dia menunjukkan sesuatu dalam karirnya itu adalah kematangannya dan kemampuannya untuk mengatasi situasi genting. Dia akan mencetak banyak gol, itu pasti. Kami hanya melihat sisi positif dan performa Neymar menunjukkan sisi yang lebih positif daripada negatif. Dia memiliki musim yang baik.”